Oli mesin adalah darah bagi kendaraan yang memastikan performa mesin tetap optimal. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang bingung dalam memilih oli yang sesuai dan bahkan tidak sadar akan bahaya oli palsu. Artikel ini akan membahas jenis oli, cara memilih yang tepat, dan mengapa oli palsu bisa merusak mesin Anda.


1. Jenis-Jenis Oli Mesin

Tidak semua oli mesin sama. Berikut adalah jenis utama oli mesin berdasarkan komposisinya:

🔹 Oli Mineral – Berasal dari minyak bumi yang diolah, cocok untuk kendaraan dengan performa standar dan penggunaan ringan.

🔹 Oli Semi-Sintetis – Campuran antara oli mineral dan sintetis. Memberikan perlindungan lebih baik dibanding oli mineral dengan harga yang lebih terjangkau dari oli full sintetis.

🔹 Oli Sintetis – Terbuat dari bahan kimia yang lebih murni, memiliki ketahanan lebih lama, cocok untuk kendaraan modern dengan mesin berperforma tinggi.

Selain itu, oli juga dibedakan berdasarkan viskositasnya (SAE) dan standar kualitasnya (API, ACEA, ILSAC).


2. Cara Memilih Oli yang Tepat untuk Kendaraan

Perhatikan Spesifikasi Pabrikan – Setiap mobil memiliki rekomendasi oli yang dapat ditemukan di buku manual.

Cek Kode SAE (Society of Automotive Engineers) – Misalnya, SAE 5W-30 menunjukkan kekentalan oli pada suhu dingin (5W) dan panas (30).

Pilih Oli dengan Sertifikasi API atau ACEA – API SN, SP atau ACEA A3/B4 menunjukkan bahwa oli tersebut memenuhi standar internasional.

Sesuaikan dengan Kondisi Pemakaian – Jika kendaraan sering digunakan untuk perjalanan jauh atau dalam kondisi macet, sebaiknya pilih oli sintetis yang lebih tahan panas dan memiliki daya pelumasan lebih baik.


3. Bahaya Oli Palsu dan Cara Menghindarinya

Oli palsu banyak beredar di pasaran dan dapat merusak mesin kendaraan. Dampak negatif oli palsu antara lain:

Performa Mesin Menurun – Oli palsu tidak memiliki aditif pelindung yang cukup, menyebabkan gesekan tinggi dan tenaga berkurang.

Konsumsi Bahan Bakar Boros – Karena pelumasan yang tidak maksimal, mesin bekerja lebih keras sehingga lebih boros BBM.

Overheating dan Kerusakan Mesin – Oli palsu lebih cepat menguap, membuat mesin lebih panas dan berisiko mengalami kerusakan serius.

🔎 Cara Menghindari Oli Palsu:

  • Beli di bengkel resmi atau toko terpercaya.
  • Periksa segel dan kemasan, pastikan tidak ada tanda-tanda bekas dibuka.
  • Cek kode produksi dan label hologram jika ada.
  • Bandingkan viskositas dan bau oli asli dengan oli palsu.


Kesimpulan

Pemilihan oli yang tepat akan memperpanjang umur mesin dan menjaga performa kendaraan. Pastikan selalu menggunakan oli berkualitas dan hindari oli palsu untuk menghindari kerusakan yang lebih mahal di masa depan. 🚗🔧


Pastikan untuk selalu merawat kendaraan kesayangan Anda hanya di Indomobil cabang Halim!