Banyak pengemudi mengabaikan tekanan angin ban, padahal faktor ini sangat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, hingga keselamatan di jalan. Ban dengan tekanan yang tidak sesuai bisa menyebabkan boros BBM, handling buruk, dan bahkan kecelakaan!
1. Kenapa Tekanan Angin Ban Itu Penting?
π Menghemat Bahan Bakar – Ban yang kempes meningkatkan gesekan dengan jalan, membuat mesin bekerja lebih keras dan boros BBM.
π Meningkatkan Umur Ban – Ban yang kekurangan atau kelebihan tekanan bisa aus lebih cepat dan tidak merata.
π Menjaga Kendali Mobil – Tekanan ban yang ideal meningkatkan traksi dan stabilitas, terutama saat hujan atau di jalanan licin.
π Mencegah Pecah Ban – Ban yang kurang angin lebih rentan terhadap panas berlebih dan bisa meledak saat melaju kencang.
2. Berapa Tekanan Ban yang Ideal?
Setiap mobil memiliki spesifikasi tekanan ban yang berbeda, tetapi umumnya:
- Mobil kecil (hatchback, city car): 30-33 psi
- Mobil sedan: 32-35 psi
- SUV & MPV: 35-40 psi
- Mobil niaga: 40-50 psi
Tekanan ini bisa dilihat di stiker pada pintu pengemudi atau buku manual kendaraan.
3. Cara Mengecek & Mengisi Tekanan Ban dengan Benar
✅ Gunakan alat pengukur tekanan ban (tire pressure gauge).
✅ Cek tekanan saat ban dalam kondisi dingin (belum digunakan).
✅ Isi angin sesuai rekomendasi pabrikan, jangan terlalu kurang atau berlebih.
✅ Pertimbangkan nitrogen untuk tekanan yang lebih stabil dan suhu ban lebih rendah.
4. Kesimpulan
Jangan remehkan tekanan angin ban! Selain menjaga performa mobil, tekanan ban yang ideal juga bisa menghemat bahan bakar dan mencegah kecelakaan. Pastikan Anda rutin memeriksanya minimal sekali dalam sebulan atau sebelum perjalanan jauh.
Pastikan untuk selalu merawat kendaraan kesayangan Anda hanya di Indomobil cabang Halim!
0 Comments